Lompat ke isi utama

Berita

Sambut Penelitian dari Tim Peneliti Universitas Sam Ratulangi

Pemaparan rencana Penelitian di Bawaslu Manado

Pertemuan antara Bawaslu Manado dan Universitas Sam Ratulangi

Siang hari yang terik di Manado, cahaya matahari menembus kaca-kaca kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Manado (Bawaslu Manado). Di celah-celah gedung yang berdiri, berbaris sekelompok anak muda, dengan semangat dan berkas dalam sebuah map berisi surat-surat yang menggandung satu maksud sederhana namun penuh makna: kolaborasi ilmiah dari Universitas Sam Ratulangi dengan harapan untuk meningkatkan kualitas Pengawasan Pemilihan Umum di tingkat kota Manado

Di ruang rapat yang sejuk, sebuah tim peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi hadir bersama Dosen Pembimbing, Drs. Jusuf Wowor, M.Si., lengkap dengan map berisi berkas, laptop, dan peta konsep yang begitu rinci. Mereka disambut oleh Ketua Bawaslu Manado, Brilliant J. Maengko, beserta sejumlah Staf pengawas. Senyum hangat merebak ketika salam kenal dibagikan, menandakan awal dari sebuah kerja sama yang berpotensi menyegarkan praktik pengawasan di kota ini. 

Sambut Tim Peneliti Universitas Sam Ratulangi

“Penelitian ini terkait Pengawasan Partisipatif dalam Pemilu khususnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Manado,” ujar Jusuf Wowor, sambil tersenyum dan menjelaskan gambaran besar Penelitian yang akan mereka jalankan. “Kami ingin melihat bagaimana proses pengawasan semenjak tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan bagaimana partisipasi publik didalamnya.”

Tawa dan pertanyaan mengiringi pemaparan mereka. Data primer akan dikumpulkan melalui petugas Bawaslu Kota Manado, dengan melihat data-data laporan yang tercatat, mulai dari pengawasan lapangan di Kelurahan dan Kecamatan hingga laporan langsung di Tingkat Kota. Data sekunder berasal dari arsip bukti Pemilu sebelumnya, laporan evaluasi, serta data partisipasi pemilih. Tak hanya angka-angka, penelitian ini juga menimbang nuansa budaya lokal dan dinamika komunitas di Manado yang khas.

Di antara antusiasme dan tanda tanya,Ketua Bawaslu Manado, Brilliant J. Maengko menyampaikan bagaimana Bawaslu Manado selalu terbuka dengan kolaborasi dari pihak akademisi. “Penelitian ini adalah wujud komitmen kita atas kerja-kerja Pengawasan Pemilu dalam kaca mata akademik. kami siap menindaklanjuti dan siap mendukung,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.

Para peneliti memaparkan beberapa data yang dibutuhkan dari Bawaslu dan bila ada studi kasus pada beberapa TPS yang sebelumnya dinilai kritis, serta analisis dokumen terkait prosedur pengawasan mereka sangat menharapkannya. Sementara itu, di ujung ruangan, seorang staf Pengawas menjelaskan bahwa “data-data itu nantinya akan coba untuk dipersiapkan dan apabila dibutuhkan akan diberikan,” katanya. Sikap kooperatif seperti inilah yang membangun jembatan antara data ilmiah dan praktik nyata di lapangan. 

Pertemuan Penelitian

Sore itu, setelah diskusi yang hangat dan penuh harapan, kedua pihak menyepakati tentang kerja sama dalam penelitian ini. Tidak ada sermoni megah yang diucapkan; yang ada adalah komitmen tulus untuk belajar, berbagi, dan memperbaiki sistem pemilihan yang lebih adil bagi seluruh warga Manado dan sekitarnya.

Di luar jendela, suara kendaraan pelan menambah ritme suasana, seakan-akan ikut merayakan langkah baru Bawaslu Manado dan Universitas Sam Ratulangi. Kota ini, yang terkenal dengan keindahan alamnya, kini menambah satu lagi sisi cemerlangnya: kolaborasi antara lembaga negara dan akademisi, demi menjaga demokrasi tetap hidup, relevan, dan berkeadaban.
Penelitian ini diharapkan tidak hanya berhenti pada halaman berita di website ini, melainkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pengawasan Pemilu di Manado. 

Penulis dan Foto: El Junanda

Editor : A. Gafur Subaer