Kerjasama Strategis Bawaslu Manado dan Fisip UNPI Manado dalam Pendidikan Pengawasan Pemilu
|
Manado,Bawaslu—Dalam upaya meningkatkan kualitas Pendidikan Demokrasi dan pengawasan pemilu di tingkat lokal, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Manado menerima kunjungan kerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado. Kolaborasi ini difokuskan pada Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pemilu bagi mahasiswa/komunitas pemilih pemula yang meminati isu-isu terkait Demokrasi Elektoral, Politik Lokal dan Otonomi Daerah.
Poin-poin utama kerjasama ini mencakup Kemitraan/Kolaborasi antara Bawaslu Manado dan UNPI Manado dalam menyusun modul pembelajaran yang berkaitan dengan Demokrasi di era Digital dan Inovasi Pemilu. Selain itu, kerjasama ini juga melibatkan Bawaslu dalam pemberian Kuliah Tamu, seminar/Pelatihan dan berbagai bentuk aktivitas Pengembangan Pengetahuan Kepemiluan utamanya yang berkaitan dengan metode-metode Pengawasan untuk mencegah dan menindaklanjuti isu-isu Pemilu kekinian seperti Black Campaign, dsb.
Ketua Bawaslu Kota Manado, Brilliant J. Maengko sendiri sangat mengapresiasi hal ini. "Tentunya kami sangat bersyukur dan bangga atas apresiasi dari pihak FISIP UNPI Manado utamanya dalam kunjungan kali ini yang bahkan langsung menawarkan kerjasama (MoU)"., Ungkapnya. "Ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi kami dan kami berharap kerjasama ini dapat diteruskan"., Tambahnya.
Pihak dari UNPI sendiri, yang diwakili langsung oleh Dekan Fisip UNPI, Rini Patasaka bersama dengan tim Pengajar dari Fisip UNPI mengungkapkan adanya keterkaitan antara Bawaslu dan UNPI. "Kami melihat bahwa kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif yang telah diselenggarakan oleh Bawaslu cenderung memiliki kesamaan dalam Tri dharma Pengajaran yang ada pada kami utamanya pada program Peminatan Demokrasi dan Elektoral"., Jelasnya.
Pada gilirannya, Anggota Bawaslu Kota Manado, Heard Runtuwene juga menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk didorong kepada hal-hal yang sifatnya kelembagaan dan teknis. "Menurut saya kolaborasi ini akan lebih baik untuk diarahkan pada aspek-aspek kelembagaan dan teknis terkait Pengawasan Pemilu ketimbang aspek hukumnya karena akan lebih mengena pada tujuan dan upaya membangun sinergitas bersama dalam kerja-kerja Pengawasan"., ungkapnya.
Kesepahaman visi dari kedua belah pihak dan kesiapan lembaga menyiratkan antusiasme besar terhadap kemitraan ini. Diharapkan program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kritis tentang pengawasan pemilu, tetapi juga menghasilkan praktik nyata yang dapat mencegah pelanggaran serta meningkatkan kualitas terhadap proses pemilu di Manado.
Penulis dan Foto: El Junanda
Editor: A. Gafur Subaer