Pengawas TPS, Kelurahan, Kecamatan Disiapkan PATROLI Menjelang Pemungutan Suara
|
Manado | Taufik Bilfaqih, Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Manado menegaskan bahwa seluruh jajaran pengawas akan dikerahkan untuk berpatroli mengawasi gerakan politik uang menjelang masa tenang dan pemungutan suara. Hal ini disampaikannya saat kegiatan Rapat Koordinasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Bawaslu Se Sulawesi Utara, Arya Duta Hotel, Kamis (03/12).
\n\n\n\nUpaya ini merupakan bentuk dari strategi Bawaslu dalam mencegah adanya praktek curang pada tahapan Pilkada. Tak henti-hentinya Kami mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan politik uang, atau sering Kita sebut serangan fajar. Selain ini merusak demokrasi, ada konsekuensi pidana disana." Imbuhnya.
\n\n\n\nBilfaqih menambahkan, patroli pengawasan anti politik uang mulai digalakkan. "Pokoknya, jajaran Kami lakukan patroli di lapangan. Kami juga bekerja sama dengan masyarakat di lapangan untuk melaporkan setiap ada pergerakan yang di duga mengarah pada tindakan politik uang." tambahnya.
\n\n\n\nSementara itu, Marwan Kawinda, Ketua Bawaslu Kota Manado menambahkan, bahwa pemberi dan penerima uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pilihan seseorang sama-sama pidana. "Awas, penerima dan pemberi serangan fajar, jika terbukti, pasti dipidana sesuai ketentuan yang berlaku." Ucap Koordinator Divisi Hukum tersebut.
\n\n\n\nKerja keras Bawaslu Manado untuk melawan politik uang pun tidak sekadar kepada paslon dan jajarannya serta masyarakat. Heard Runtuwene menegaskan, bahwa pengawasan praktek politik uang juga difokuskan ke penyelenggara pilkada. "Kita juga awasi jajaran Pengawas dan penyelenggara lainnya, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama seluruh perangkatnya dari praktek politik uang. Makanya, patroli nanti harus dilakukan secara bersama dengan publik." Ungkap Koordinator SDM Bawaslu Manado tersebut. (Adm)
\n"